Headlines

Erosi Mengganas, Dua Rumah Ambruk

Posted by Bahar.Nor | Thursday, August 30, 2012 | Posted in ,

LHOKSUKON - Dua rumah warga Desa Blang Gunci, Paya Bakong, Aceh Utara, Selasa (28/8) amblas ke Krueng (sungai-red) Keureutoe di desa itu. Penyebab amblasnya dapur rumah M Adam (45) dan Ismail Basyah (50) itu adalah erosi sungai tersebut makin parah. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.

Ismail Basyah kepada Serambi, kemarin, menjelaskan saat kejadian dia bersama anak dan istrinya berada di rumah. “Dapur kami amblas perlahan-lahan, sehingga kami bisa menyelamatkan barang. Kami tak mengungsi, karena rumah bagian depan masih bisa ditempati,” ujar Ismail. Tapi, ia berharap Pemkab Aceh Utara segera mencari solusi penanganan erosi di desa tersebut.

Ketua Pemuda Desa Gunci, Safrizal, berharap Pemkab Aceh Utara segera memberikan bantuan kepada warga yang rumahnya amblas. “Minimal diberikan bantuan masa panik,” harapnya.

Kadis Sumber Daya Air Aceh Utara, Ir Mawardi, mengatakan untuk mengatasi erosi di Desa Gunci, Dinas Pengairan Aceh tahun 2011 sudah pernah membangun beronjong di beberapa titik rawan erosi. Karena arus sungai sangat deras, menurut Mawardi, tebing sungai labil sehingga sebagian beronjong tergerus erosi. “Kita segera lapor masalah ini ke Dinas Pengairan Aceh. Kita harap, ke depan Dinas Pengairan Aceh membantu lagi penanggulangan erosi di kawasan itu,” harapnya.(c46)

Editor : bakri

Sumber:"Serambinews.com"

Tim Sepak Bola LPI Universitas Almuslim Targetkan Juara di Laga Nasional

Posted by Bahar.Nor | | Posted in ,

BIREUN – Tim sepak bola Liga Pendidikan Indonesia (LPI) Universitas Almuslim Bireun menargetkan juara di tingkat Nasional setelah memastikan diri sebagai juara tingkat Provinsi Aceh pada bulan Juni lalu.

Hingga kini, tim PLI Almuslim terus menggelar latihan setiap harinya di lapangan Bireun. “Untuk persiapan menjadi juara kita terus berlatih, bahkan di bulan puasa kita tidak berhenti latihan meski hanya satu jam setiap harinya,” kata Zulkifli, manajer tim kepada The Atjeh Post, Kamis, 30 Agustus 2012.

Ia menambahkan target menjadi juara merupakan komitmen tim. “Dan itu artinya harus diwujudkan untuk membanggakan Aceh, khususnya Bireun,” ujarnya lagi.

Mengenai keberangkatan, kata zulkifli, belum ada kepastian dari pusat sampai dengan hari ini. "Kabarnya pada awal September, tapi tanggalnya belum ada kabar pasti, kemungkinan dalam dua minggu ini sudah ada kabar," katanya.

Ia juga berharap doa dan dukungan masyarakat Aceh agar tim LPI yang mewakili Aceh bisa menjuarai LPI tingat Nasional.[]

Sumber:"Atjehpost.com"

Zaini Abdullah Tak Ingin Mobil Dinas Baru

Posted by Bahar.Nor | | Posted in ,

BANDA ACEH  - Gubernur Aceh Zaini Abdullah mengaku tidak ingin menggunakan mobil dinas baru. Kalau ada rencana pengadaan mobil dinas baru maka itupun tidak dia pakai. Ia bisa gunakan mobil Sedan Mercy S300 yang biasa digunakan oleh wakil gubernur terdahulu.  

"Jangan pikir gubernur baru ingin mobil baru. Sudah saya bilang jangan beli mobil baru untuk saya. Mobil yang biasa saya gunakan adalah mobil yang digunakan oleh wakil gubernur tahun lalu (Muhammad Nazar)," ujar Zaini Abdullah dihadapan pengurus Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Kamis (30/8/2012). 

Pada hari itu, pengurus MPU yang dipimpin Ketua MPU Drs Gazali Mohd Syam audiensi dengan gubernur Aceh. Efisiensi anggaran menjadi prioritas utama gubernur Zaini Abdullah, termasuk tidak mengadakan mobil baru serta pengadaan yang tidak mendesak lainya.

"Mobil itu sudah cukup bagi saya dan itupun sudah terlalu bagus. Daripada harus beli baru, maka biarkan saja saya gunakan mobil yang sudah ada dan tidak ada masalah. Ini dalam upaya untuk penciutan sehingga tidak terjadi pemborosan anggaran untuk hal yang tidak perlu. Kita perlu mensejahterakaan rakyat," ujarnya.
Begitu juga kepada unit kerja dan Satuan Kerja Peranghkat Aceh (SKPA), Zaini menghimbau agar mereka melakukan efesiensi anggaran. "Dengan segala kerendahan hati, saya minta digunakan saja fasilitas (mobil) yang ada," pinta Zaini. (swa)

Orok Dibuang di Kebun Sawit

Posted by Bahar.Nor | Wednesday, August 29, 2012 | Posted in ,

IDI - Sesosok jasad orok dalam kondisi mengenaskan ditemukan warga Desa Kebun Teumpeun, Kecamatan Peureulak Barat, Aceh Timur, Kamis (23/8) sekira pukul 09.00 WIB. Jasad mungil yang terbungkus kain itu hanya tersisa bagian kepala dan kaki, sedangkan bagian tubuh utama hanya dalam bentuk tulang belulang.

Orok malang itu dibuang di bawah salah satu pokok sawit di areal kebun sawit Desa Kebun Teumpeun.

Kepala Desa Teumpeun, M Yusuf, didampingi Sekretaris Desa, Munzamir, kepada Prohaba mengatakan, jasad orok itu awalnya ditemukan salah satu warga yang kebetulan melewati areal kebun setempat.

Saat itu warga yang tak mau disebutkan jati dirinya itu merasa curiga, karena melihat adanya bungkusan serta kain di areal perkebunan. “Begitu melihat adanya bungkusan dan kain, warga segera mendekat dan mencari tahu, tak lama kemudian warga berusaha membuka serta mencongkel bungkusan itu. Akhirnya terungkap jika bungkusan tersebut ternyata sesosokjasad orok yang sudah dilahirkan beberapa hari dan berada dalam keadaan tidak sempurna,” ujar M Yusuf.

Warga menduga orok itu sudah dilahirkan sejak 10 hari silam. Bahkan bisa jadi, wanita pemilik orok melahirkan di tempat tersebut. Karena hampir dipastikan, orok itu adalah hasil zina pasangan tanpa menikah.

Untuk lebih mengetahui secara pasti siapa wanita dan pria penzina yang begitu tega membuang anak yang dilahirkan, masyarakat setempat dan polisi bahu membahu mencari pelakunya.(na)

Editor : bakri


Sumber:"Serambinews.com"

Polisi Mudik Tewas Laka Lantas

Posted by Bahar.Nor | Tuesday, August 28, 2012 | Posted in ,

IDI - Sempat menjalani perawatan medis selama tiga hari, Briptu M Isa (26) warga Opak, Kabupaten Aceh Tamiang yang juga anggota Polres Aceh Timur, Kamis (24/8), akhirnya meninggal dunia. Almarhum mengalami kecelakaan lalu lintas di seputaran Desa Matang Panyang, Kecamatan Baktiya, Aceh Utara, Senin (20/8), ketika sedang dalam perjalan mudik ke Sigli, Senin (20/8).

Kapolres Aceh Timur, AKBP Iwan Eka Putra, melalui Kabag Ops, Kompol M Ramlan, Jumat (24/8) mengatakan, almarhum M Isa merupakan anggota unit SPK Polres Aceh Timur. Ia mengalami kecelakaan pada saat hendak pulang ke Sigli dengan mengendarai sepeda motor jenis Scorpio BL 3526 UE. “Saat itu sepeda motor yang dikendarainya menabrak sepmor BL 5799 XQ yang dikendarai Nurjanah (37) bersama anaknya warga Baktiya. Keduanya berjalan dari satu arah, namun tiba-tiba Nurjanah hendak membelok ke kanan. Tanpa disadari di belakangnya M Isa sedang melaju, akibatnya M Isa langsung menghantam dan menabrak sepmor yang dikendarai Nurjanah,” ungkap Kapolres.

Menurutnya, usai kejadian tersebut, M Isa sempat menjalani perawatan di Medan selama beberapa waktu, selanjutnya korban dibawa pulang ke Aceh, karena direncanakan akan diobati ke Penang (Malaysia). Namun tak lama kemudian tepatnya Kamis (23/8) korban tidak tertolong lagi dan menghembuskan nafas terakhirnya. Kini permasalahan laka lantas itu sudah ditangani pihak kepolisian.

Sementara itu, selama pelaksanaan operasi ketupat 2012 dari tanggal 11 hingga 24 Agustus, tercatat lima warga di Aceh Timur tewas di tempat akibat kecelakaan lalu lintas. Sedangkan sejumlah lainhya mengalami luka berat dan ringan.

Kapolres Aceh Timur melalui Kasat Lantas Iptu Tesyar, Jumat (24/8) menyebutkan, selama pelaksanaan operasi ketupat 2012 tercata lima warga Aceh Timur yang tewas kecelakaan lalu lintas, sedangkan dua lainnya menderita luka berat dan delapan luka ringan.(na)

Editor : bakri

Sumber:"Serambinews.com"

Gempa 5,7 SR Guncang Aceh Barat Daya

Posted by Bahar.Nor | Tuesday, August 21, 2012 | Posted in ,

Barat Daya Aceh - Gempa berkekuatan 5,7 Skala Richter mengguncang barat daya Banda Aceh, Senin, pukul 18:18:21 WIB.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada pada 3,50 derajat Lintang Utara dan 92,11 derajat Bujur Timur.

432 km barat daya Kabupaten Aceh Jaya, 440 km barat daya Kota Banda Aceh, atau 1.937 km barat laut Jakarta, dengan titik pusat gempa di kedalaman 74 km.

Gempa tersebut tidak mempunyai potensi tsunami.
Barat Daya Aceh


Editor : arif
Sumber : Kompas.com

L-300 Sambar Sempor, Satu Tewas

Posted by Bahar.Nor | Wednesday, August 15, 2012 | Posted in ,

IDI - Akibat terkejut kepergok drum peminta sumbangan yang ditempatkan di tengah jalan Nasional di Desa Meunasah Krueng, Kecamatan Peudawa, mobil angkutan penumpang jenis L-300 BL 1922 AB yang dikemudikan M Nasir (34), warga Meureudu, menabrak pengendara sepeda motor Vario BL 6716 XD yang dikendarai Muhammad (33), warga Kecamatan Peureulak Kota. Dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.30 WIB tersebut, Muhammad pengendara sepeda motor tewas di tempat.

Menurut keterangan diperoleh Serambi, Mopen yang dikemudikan M Nasir itu meluncur dari arah Banda Aceh menuju Medan dengan kecepatan tinggi. Nmun setiba dilokasi kejadian, tiba-tiba sang sopir dikejutkan dengan adanya sebuah drum yang ditempatkan oleh peminta sumbangan dan langsung membanting stir ke kanan jalan sehingga menabrak sepeda motor jenis Vario tersebut. Disebutkan, sopir tak melihat drum tersebut karena drum itu dekat tikungan jalan.

“Kemungkinan besar sopir L-300 terkejut melihat adanya sebuah drum pengaman untuk peminta sumbangan, sehingga ia langsung membanting stir dan tertabrak pengendara sepeda motor,” ujar seorang warga.

Sementara itu, Kapolres Aceh Timur, AKBP Iwan Eka Putra, melalui Kasat Lantas, Iptu Tesyar mengakui telah menangani kasus kecelakaan lalu lintas tersebut.

Dalam peristiwa itu juga mengakibatkan lima penumpang mopen L 300 itu mengalami luka-luka ringan. Kelima penumpang L 300 yang luka ringan itu masing-masing, Zanila warga Langsa, Safrina (Langsa), Yusmelinda (Meureudu), Azhar (Meureudu), serta Juanda Usman (Julok).(na)

Editor : bakri

Sumber:"Serambinews.com"